Sedikit lagi subuh... Di mesjid sudah mulai terdengar orang mengaji. Hm.. jam berapa sekarang? Pasti hampir jam 5 ... Hmmm... aku 'ga tidur lagi.. Semaleman cuma tidur meringkuk, sambil menangis sesungukkan. Rasanya sedih banget... Tapi.. mungkin memang sudah harus begini adanya :(
Semalem, aku kehilangan lagi orang tersayang. Sedihnya itu karena aku! Karena menurut dia, aku pembohong. Ahhh.. siapa yang sudah jadi pembohong di antara kami? Kata "Pembohong" membuat aku harus melihat lagi ke belakang.. apa benar aku selalu jadi pembohong??
Aku jadi ingat beberapa sosok... (tanpa perlu menyebut nama asli meraka) ... yang pernah datang kemudian bilang begini :
- "Ver, perempuan itu sudah hamil.. Aku harus bertanggungjawab...
- " Ver, aku punya pacar lagi. Menurut kamu gimana? ...
-" Ver, sebaiknya kita break dulu, sampai kita sadar dng perasaan kita ..Bisa kan? (dan 3 hari kemudian, aku melihatnya mengandeng perempuan lain...)
Kalau sudah begitu, siapa yang jadi pembohong dalam hubungan kami? Aku tidak ingin membanggakan diri, tapi aku selalu serius menjalin hubungan. Aku ingin memberikan semua rasa dan perhatian pada sosok yang aku sayang.. Tapi.. kenyataan seringkali begitu jauh dari harapan... Begitu juga dengan kejadian semalem...
Hampir 20 tahun, sejak pertama kali menemukan cinta pertama, aku selalu merasakan sakit hati, terluka, menangis, tapi syukurnya.. aku 'ga jadi gila dengan situasi tersebut. Dari luar, aku adalah sosok yang kuat, paling suka tertawa, easy going, .. mungkin karena itu, Tuhan ingin mengujiku sekali lagi. Duh... semoga aku tambah kuat.. tambah sabar.. tambah bisa menerima keadaan.. dan kenyataan bahwa tidak pernah ada yang mau mencintaiku secara tulus ...