saat cahaya mulai pudar
benderang perlahan digulung temaram
di bawah bayang-bayang gulita
yang pasti 'kan meraja
siapa yang berani memastikan
bahwa pelita akan senantiasa menyala
sementara minyaknya mengering
punah..
waktu hanyalah tabir tipis
antara cahaya dan kekelaman abadi
masa hanyalah bianglala
tempat desah napas menguap
dan musnah..
(puisi ini udah 6 bulan ada di hp)