ada yang mengkhawatirkan aku... tentang risal.. tentang persahabatan platonis kami.. sejak beberapa hari ini, risal begitu perhatian... terlebih setelah kejadian curhat - curhat an tempo hari. Setiap pagi, mesti ada sms .. meski cuma 1 kata... "eraf" Bahkan setelah hp nya hilang pun, dia masih berusaha untuk mengetahui keadaanku setiap harinya...
Aku seneng.. punya sahabat sebaik dia. Tapi, tetap saja ada yang mengelitik ku ... yaitu tentang arti kedekatan kami. Aku merasa, bahwa keadaan ini lebih didasari oleh cinta, bukan lagi persahabatan! Dan aku sungguh nggak bisa seperti itu! Terlebih lagi kami dalam keadaan yang sama-sama sedang kecewa.. Aku takut kalo -memang ada cinta- semuanya itu karena kasihan, karena balas dendam, karena sudah tidak ada sapa-sapa lagi :(
Rasanya, aku harus mulai menjauh.. mulai menjaga jarak dulu.. sampai aku yakin, bahwa persahabatan kami telah kembali ke lingkarannya! Seberapapun beratnya, semua harus dihadapi kan?